Sebuah
pemikiran sesaat, di saat saya sedang mengkhayal sosok pria yg saya idamkan
untuk menjadi suami saya kelak. Sosok pria yg dimana bisa memimpin saya dalam
segala hal terutama dalam hal agama. Tidak perlu tampan tidak perlu sempurna karena
kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Cukup beliau yg bisa membimbing saya
menuju surgaNya, membimbing anak-anaknya kelak menjadi anak-anak yg soleh dan
solehah.
Yang
bisa memimpin saya untuk bisa belajar ilmu tajwid, imam dalam solat, pandai
mengaji, dan selalu ingat Allah SWT dalam setiap panggilan adzan yg diserukan. Mungkin
semua orang tidak pandai mungkin semua orang punya kelebihan dan kekurangannya
masing-masing, namun saya akan lebih bangga lagi ketika seseorang tersebut
tidak bisa, dia mau belajar, dia mau untuk bisa dan dia ada kemauan untuk lebih
mendekatkan diri lagi kepadaNya.
Karena
jika mencintai karenaNya akan lebih abadi, dan pasti akan abadi hingga
pertemuan selanjutnya di surga yang telah dijanjikan olehNya. Karena bukan
tentang mencari teman hidup dalam urusan duniawi saja, tapi bagaimana urusan
dunia dan akhirat itu bisa seimbang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar