Rabu, 09 Juli 2014

wahai calon imamku :)




Wahai calon imamku, siapapun engkau..

Sentuh hatiku dengan imanmu, maka aku pasti akan luluh. Sentuh hatiku dengan segenap keimananmu terhadapNya, terhadap Sang Maha pemberi rasa dari segala rasa. 
 
Cintai dan sayangi aku karenaNya, karena Dia lah yang Maha segalanya. Jika engkau mencintaiNya, maka engkau akan mencintaiku dengan segala kekuranganku dan ketidaksempurnaanku.

Imam dalam hidup



Sebuah pemikiran sesaat, di saat saya sedang mengkhayal sosok pria yg saya idamkan untuk menjadi suami saya kelak. Sosok pria yg dimana bisa memimpin saya dalam segala hal terutama dalam hal agama. Tidak perlu tampan tidak perlu sempurna karena kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Cukup beliau yg bisa membimbing saya menuju surgaNya, membimbing anak-anaknya kelak menjadi anak-anak yg soleh dan solehah.

Yang bisa memimpin saya untuk bisa belajar ilmu tajwid, imam dalam solat, pandai mengaji, dan selalu ingat Allah SWT dalam setiap panggilan adzan yg diserukan. Mungkin semua orang tidak pandai mungkin semua orang punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing, namun saya akan lebih bangga lagi ketika seseorang tersebut tidak bisa, dia mau belajar, dia mau untuk bisa dan dia ada kemauan untuk lebih mendekatkan diri lagi kepadaNya.

Karena jika mencintai karenaNya akan lebih abadi, dan pasti akan abadi hingga pertemuan selanjutnya di surga yang telah dijanjikan olehNya. Karena bukan tentang mencari teman hidup dalam urusan duniawi saja, tapi bagaimana urusan dunia dan akhirat itu bisa seimbang.

Sabtu, 19 April 2014

pasti akan terjadi saat itu"

Apa ini malam ini perasaan saya sangat campur aduk, entah berantah, tak tahu apa. Yang saya tahu saya punya rasa yang tak mampu saya ungkapkan. Rasa yang hanya saya saja yang merasakan. ya memang benar, setiap insan pasti mempunyai rasanya masing-masing.

apa yah.. cintaa, hidup, cita-cita, mimpi, harapan, masa depan, indah, bahagia, bersama-sama, suami....???????

saya sampai pada langkah ini sungguh saya masih bertanya-tanya, kenapa.. kenapa... kok bisa saya sampai pada tahap ini.. tahap cinta yg kandas, tahap pada perkuliahan yang mulai sulit, tahap akan kehidupan yg semakin nyata terlihat, kehidupan yg akan saya jalani kedepan dengan bekal yg saya dapatkan dari pengalaman sebelumnya. saya merasa tak mampu untuk hidup sendiri, saya masih merasa sangat seperti anak kecil yg tak ingin pisah dengan kedua orangtuanya, yg masih ingin bermanja-manja dengan mereka.

saya masih terlalu takut untuk hidup sendiri tanpa orang di belakang saya yang mendukung saya selalu, saya terlalu takut untuk menjalani ini semua sendiri, saya takut sendiri dan saya tak mau sendiri. terlalu takut untuk menghadapi semua ini sendirian.

perasaan apa ini perasaan macam apa ini? di usia segini saya masih takut untuk menghadapi kehidupan di luar sana yg keras, menghadapi orang-orang di luar sana yg antah berantah apa isi hatinya yg sebenanrnya, apakah dia baik atau jahat. namun kita harus selalu waspada akannya. bukannya berburuk sangka. tapi aku terlalu takut menghadapinya.

semua orang punya mimpi, semua orang punya harapan, semua orang punya cita-cita, sayapun sama.
bermimpi menjadi orang hebat, menjadi orang yg sukses, mimpi untuk selalu membahagiakan orangtua.

namun saya harus kuat, harus bisa, jika bukan dari dalam diri saya sendiri yg bangkit untuk maju. siapa lagi?? orang lain hanya mendukung. tak terlalu berpengaruh banyak. hanya memberi saran dan terserah dalam diri masing-masing saran itu akan diterima ataupun ditolak mentah-mentah.

yaa.. saya harus bisaa saya pasti bisa, menjalani setiap prosesnya, dan tiba waktunya nanti saya akan menangis, menangis dengan penuh airmata di pipi, airmata bahagia dengan toga itu" :))

Bismillahirrahmanirrahim.. Allahuma Yassir wallatu' assir.

Kamis, 10 April 2014

sakit membawa hikmah :)

huaaaahhhh.... selamat berjumpa lagi dengan saya :D
setelah beberapa bulan vakum. hihi. biasalah sibuk kuliah. dan yaahhh ada masalah sedikit tentang kesalahpahaman antara insan manusia yg masih dalam keadaan pencarian menuju jati diri. alias labil.. wkwk

huhh.. seneng bisa nulis lagi.. walaupun gatau apa yg mau ditulis..
banyak sih inspirasi inspirasi yg mau saya tulis sebenernya, tapi entah kenapa sangat enggan untuk membuka laptop dan blog yg udah lama juga di bikin ini -_-''

saya mau ngucapin terimakasih buat orang2 yg dulu pernah hadir ngisi hidup saya, yg dulu sempat jadi warna di hidup saya, rasanya hampa kalo ga ada dia. duhileh..

makasii juga buat sahabat2 saya yg selalu ada buat saya jikalau saya sedang galau, hehehe
buat orang yg udah bikin saya ketawa tiap hari, gara2 lawakannya :D :p Babang "S"

makasi juga buat yg suka bilang "sebut saja bunga" udah bikin saya bersinar lagi gara2 redup di tinggal si itu, dan udah ngasih tau semuanya.. sampe saya sempet ga percaya sm anda :D yahhh walapun gatau sih apa alasan anda ga jujur sm saya tentang kaos itu.

kenapa yah saya mau bilang terimakasih??
entahlah.. mungkin ada sesuatu hal yg akan terjadi, saya pun tak tau..

cuma ngerasa sendirian aja sekarang, gatau siapa yg benar2 bisa dipercaya. ada yg bilang seperti ini dan ada yg bilang seperti itu, ya intinya mungkin jangan prnah terlalu percya sm orang. sekalipun itu orang terdekat kita. karena justru dia yg paling dekat, bisa saja dia yg berkhianat.
intinya kita harus waspada saja, karena dunia sudah mulai menunjukan keganjalan keganjalan.
sudah banyak janji janji yg tidak selal di tepati, seperti janji para partai. jiiaahhh kenapa jadi nyambung ke politik -_-"

ngerasa sedikit lega kalo udah nulis tuh.. hihi..
yasudah, ini sudah malam.. mimin mau bobo cantik dulu.. kalo ada waktu pasti diterusin lagii.. sampai jumpa :))